Staff Publications

Staff Publications

  • external user (warningwarning)
  • Log in as
  • language uk
  • About

    'Staff publications' is the digital repository of Wageningen University & Research

    'Staff publications' contains references to publications authored by Wageningen University staff from 1976 onward.

    Publications authored by the staff of the Research Institutes are available from 1995 onwards.

    Full text documents are added when available. The database is updated daily and currently holds about 240,000 items, of which 72,000 in open access.

    We have a manual that explains all the features 

Record number 354971
Title Indonesian Interests in the agricultural negotiatons under the Doha Development Agenda: an analysis of the "July 2004 package'
Author(s) Achterbosch, T.J.; Hutabarat, B.; Syafa'at, N.; Tongeren, F.W. van
Source Jurnal Agro Ekonomi 22 (2004)2. - p. np - np.
Department(s) LEI INT BELEID - Internationale Handel & Markten
LEI Internationaal Beleid
Publication type Refereed Article in a scientific journal
Publication year 2004
Abstract Sejak Agenda Pembangunan Doha WTO dirumuskan terjadi perkembangan arah liberalisasi pedagangan. Di negara-negara OECD, keinginan untuk mengurangi bantuan domestik tampaknya agak lamban dan sejumlah negara berkembang agak enggan membuka pasarnya. Pada ¿paket Juli 2004¿ sejumlah negara anggota menyetujui adanya pengecualian perubahan pada beberapa produk, produk khas (special product) bagi negara berkembang dan produk peka (sensitive product) pada negara maju. Dengan memilih `paket Juli 2004¿ sebagai titik awal, makalah ini mencoba menganalisis kepentingan Indonesian dalam perundingan pertanian dalam Agenda Pembangunan Doha. Penelitian ini menggunakan model ekonomi perdagangan dan produksi (pangkalan data dan analisis GTAP) untuk mengidentifikasi kemungkinan dampak skenario liberalisasi global yang realistis dalam semangat `paket Juli 2004¿ pada perekonomian Indonesia. Pada keadaan perdagangan yang sudah berlangsung agak liberal di Indonesia saat ini dampak menyeluruh yang diharapkan pada pendapatan nasional, perdagangan dan produksi bernilai positif, tetapi terbatas. Untuk Indonesian liberalisasi global pertanian menjanjikan prospek yang positif untuk minyak sayuran dan produk ternak. Diduga terjadi pengaruh negatif dalam upaya melindungi sektor beras dan gula, yang akan dapat dikelola dengan biaya lumayan dengan menentukan beras sebagai produk khas. Skema pelarangan impor atau kuota terbatas akan menimbulkan penurunan tingkat kesejahteraan secara nyata.
Comments
There are no comments yet. You can post the first one!
Post a comment
 
Please log in to use this service. Login as Wageningen University & Research user or guest user in upper right hand corner of this page.